Di Ujung Tanduk
Dear Blogger gue yang sepertinya udah termarginalkan dari aktifitas gue yang mulai kerasa flat ini. Benar sungguh bagai dikata ternyata emang bener kerjaan gue udah mengalihkan dunia gue dari nyoret-nyoret yang sangat gue cintai ini (dulunya). Terbukti, waktu gue coba buka lagi blog ini ternyata udah banyak sarang laba-laba hampir persis kayak tangan-tangan jomblo akutyang kayaknya udah lama ga terjamah, terbelai, teraba dan teremas, Awwww,,. Ga cuma jaring laba-laba, ternyata udah juga udah banyak dinding-dinding tak terawat yang ga jauh beda jauh sama hati mantan-mantan yang ditinggal kawin. Walau di luar tampak kokoh, tapi didalam rapuh tak tersentuh, terawat dan terpelihara. Sedihh.
okeh, ga tau knapa sekarang kayaknya selera humor gue udah menurun drastis ga kayak dulu yang begitu superior. Sangat superior bahkan sebiji upil pun bisa menjadi sebuah insprasi yang maha dahsyat. Sekarang jauh beda, sekalipun gue udah nyoba nyari inspirasi dari berbagai media-media televisi swasta di republik ini, tetep aja ga ada ide yang muncul. Satu-satunya yang ada dipikiran gue cuma satu : "Duh, saldo rekening gue amblas lagi nih, baru aja ditambal awal bulan ini" Sedihh kakaaa..
Dan pada akhirnya gue mutusin buat jadiin coretan-coretan ini jadi bahan inspirasi,inovasi,motivasi, mutilasi, konfigurasi, inagurasi, prostitusi dan lain sebagainya. Tsaaahh,,
Oke bro, Gue mau nyoba review dulu tentang gimana kondisi, apa yang terjadi pada gue selama setahun belakang ini. Sebenarnya gue rada ga percaya ternyata postingan terakhir gue di sini adalah tanggal 12/07/2015. Hampir setahun! tega gue emang ninggalin blog ini hanya karna mengejar materi. Jahat!
Ya, banyak hal yang udah terjadi pada diri gue selama setahun ini mulai dari karir, asmara, dan keuangan gue.(Udah kayak ramalan zodiak di majalah-majalah ABG aja). Kalo di coretan sebelumnya gue banyak bercerita gimana kegalauan gue tentang gimana perasaan gue sebagai seorang kuli telco. Sekarang juga ga jauh beda, namun sedikit lebih kompleks. Karna bumbu-bahan,dan teksturnya gue ambil dari resepnya chef marinka. Tumpeh-tumpeh!
Oke, Starting from career , Setidaknya gue udah ngerasa sedikit bersyukur karna gue udah dipindahin posisi yang tadinya dari "klak-klik engineer" (red, AM NOC Engineer) menjadi seorang "excel engineer"(red, Performance Reporting Engineer) dan tentunya itu masih di perusahaan yang sama yaitu Nokia " Perusahan Eropa rasa ASIA kata temen gue mah. At least, banyak hal ilmu dan skill yang gue dapetin di posisi gue saat ini. and i worth it ! eitss, walaupun gitu buakan berarti proses perpindahan gue berjalan mulus begitu aja. Sebelumnya gue harus rela ngambil waktu liburan gue buat training ke divisi lain, ya sebagai bukti kalo gue punya antusias buat berkembang. Hal yang penting adalah gue harus rela ngorbanin posisi gue yang sebelumnya uang lembur dan allowancenya berlimpah ke posisinya yang minim lembur. Jetlag dompet aku mamaaa..
Sekarang gue udah jalan 5 bulan di posisi baru sekarang and gue happy. it feels like a new whole world. (pose Titanic)
Kalo bicara tentang keuangan gue saat ini cukup mengkhawatirkan memang. Di saat harga sembako yang terus meningkat tajam ga diiringi dengan pertambahan nominal slip gaji gue. Ya, itu karna gue kuli telco (karyawan kontrak) yang gajinya naik cuma pas perpanjangan kontrak aja (dan itu pun kalo diperpanjang). Artinya, gue masih harus terus ngepress pengeluaran gue demi buat modal sewa gedung, cetak undangan, pesan catering, dan lain sebagainya. Demi meneruskan cita-cita leluhur bangsa ini dengan reproduksi dan regenerasi bangsa ini. Hidup indonesia! Sorry gue ga mau banyak gobrolin tentang keuangan gue. Semakin banyak huruf yang gue ketik, semakin tertekan jiwa dan raga gue sekarang. Hiks.
And the last is about love. Gue sekarang lagi LDR. Bukan long dick reduction versinya raditya dika atau "Lu doang Relationship" versinya anak muda jaman sekarang.
"LDR atau singkatan dari Long Distance Relationship, dalam bahasa Indonesia bisa diartikan Hubungan Jarak Jauh. Merupakan suatu jalinan, ikatan antara dua orang atau lebih tapi ikatan tersebut dijauhkan oleh jarak. Untuk kisah cinta atau jalinan asmara, biasa juga disebut LDL singkatan dari Long Distance Love, bila diartikan kedalam bahasa Indonesia adalah Cinta Jarak Jauh. Cinta disini mempunyai makna yang luas, tidak hanya tentang seorang pria dan seorang wanita yang sedang berpacaran, tetapi juga cinta antara seseorang kepada saudaranya, keluarganya, sahabatnya bahkan bisa juga kepada benda atau hewan yang memang dia cintai."
Itu yang gue kutip dari blognya orang yang gue ga tau punya siapa. yang penting ada definisinya.
Ya, Pacar gue sekarang lagi di Jerman. hai jerman! ( dadah dadah ke monitor). Kataya sih lagi ikut program aupair yang lagi ngetrend di jurusannya sih katanya ( Bahasa Jerman). So, gue harus LDR-an selama setahun.
"Sing sabar ya, cuk!"
Oke that is it about my review and next i am going to talk about something that very important.
well, saat ini gue sedang dihadepin sama sebuah permasalahan yang mungkin klasik bagi karyawan-karyawan swasta pada umumnya. It is about P.H.K atau Pemutusan hubungan kerja. wow,,woww,woww.
Setidaknya saat ini semenjak maret 2016, karyawan Nokia (Mungkin lu pada bertanya "emang handpone nokia smasih ada ya? atau yahh,, kenapa ga kerja di samsung aja? kan handphonenya bagus-bagus sekarang). Jika lu salah satu orang yang nyoba melontarkan pertanyaannya ke gue, maka gue akan jawab : Gue Nokia Network, Om! bukan nokia handphone. searching-searchig lagi aja di internet!
Back to the topic! ya,, perusahaan tempat gue saat ini lagi melakukan efisiensi Global cost katanya (Pertanda mau collaps) jadi perusahaan ini yang notabene adalah multinational company bakal ngurangin karyawannya besar-besaran secara global, termasuk indonesia. Mayday,, mayday,, segera sediakan sekoci! Karyawan tempat gue kerja pada terguncang kayaknya. Kapal Oleng kapten, segera perintahkan untuk menurunkan sekoci dan pakai pelampung. Gimana ga terguncang, issu yang beredar bakal ada pengurangan mencapai 50% total karyawan. Sakit ga tuh? Dan yang paling terguncang itu adalah gue dan rekan-rekan seperjuangan gue yang experience telconya relatif masih middle. Lain halnya dengan om-om expert yang bisa dengan segera naik ke speed boatnya buat menuju kapal lain saat karam kayak gini.
base on the last information, dalam bulan ini (juni-juli) udah ada beberapa list nama yang rilis untuk di cut bullan depan dan diantaranya ada beberapa temen-temen yang seangkatan sama gue. sedih ga cuy? and i dont know who will be the next. it means i have got to prepare myself to surface a worst posibility. ngeri ga tuh?
Ga kebayang nih,, cicilan panci belum pada lunas lagi, mau dibayar pake apa nih?
huffttt... sebenarnya gue ga mau berlarut-larut dalam hal ini. Honestly, I feel comfort working in Nokia, But even we dont know what will be happen tomorrow. Gue selalu coba buat positivin pikiran gue. As the expert told "Nokia is the most comfort place but you must not trap in your comfort zone" ketika lu berada di telco. selagi gue masih muda, manfaatkan waktumu buat banyak belajar ga cuma di satu tempat atau perusahan, tetapi di banyak tempat karna ketika suatu saat akan ada waktunya lu akan kembali ke tempat lu saat ini dengan status dan kualitas yang jauh lebih baik. note it!
so, saat ini gue cuma berfikir dua kemungkinan. pertama, jika seandainya gue masih dikasih kesempatan untuk terus bekerja si tempat gue saat ini, i appreciate it dan gue bakal manfaatin waktu lebih baik baik lagi buat mengembangkan diri. Kedua, seandainya di-cut, itu artinya gue harus mengembangkan diri gue di tempat yang berbeda yang penting optimis dan berprinsip : "i own quality, yes i do"
well, i think that is all dari coretan gue saat ini. hidup terlalu singkat untuk mengeluh, tetap optimis dan lakukan yang terbaik.
adapun hikmah yang dapat kita ambil dari coretan gue kali ini adalah Jangan terlalu banyak cicilan, karna suatu saat kita ga tau kapan debt collector akan mendatangi kita.
Keep standing and jogging, mensana in corpresano!
Kamis, 05 Mei 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar