Selasa, 24 Juni 2014

nyoret part 7


Job Seeker 3G, Galau Gundah Gulana

"I come back". Ya, gue kembali menulis. Detik dimana gue menulis saat ini adalah detik dimana status gue masih sebagai seorang job seeker atau lebih kasarnya sebagai tuna karya atau lebih kasarnya lagi sebagai seorang pengangguran. kalo gue pikir-pikir sebenarnya di sisi lain pengangguran itu adalah hal yang mulia, bro! Dengan lo jadi pengangguran itu artinya lu udah ngasih kesempatan sama orang lain untuk mendapatkan pekerjaan. Walaupun demikian saran gue perlu adanya regulasi yang mengatur tentang pemerataan pengangguran.
Kalo perlu ada sertifikasi pengangguran yang legal, sehingga dengan demikian traffic penganggurann bisa dikendalikan. Atau bila perlu adanya yang kartu pengangguran indonesia, hamper mirip sama kartu sehat atau cerdas gitu. Lebih perlunya lagi ada undang-undang yang mengatur tentang pengangguran, udah ada kali yak? Jadi kalo lu mau ngelamarkerja lu tinggal bawa tu kartu. (Bukannya udah ada kartu kuning ya?)
      Well. that's not my point of view. Sejujurnya gue sekarang lagi gundah gulana. Gue lagi galau gue rapuh tak berdaya. Tingkat kegundahan, kegalauan gue saat ini hampir setara dengan kegalauan film boliwood kuch kuch hota hai bagian CD ke tiganya, tepatnya adengan ending yang menceritakan bagaimana kegalauan hari rahul ketika melihat anjeli akan menikah dengan pemuda bernama aman, sedih! Eits, tapi kegalauan gue ga ada urusannya sama asmara ya. Akhir-akhir ini gue lagi dikelilingi soundtrack mellow dan galau, mulai  dari lagunya hey jude-the beatles sampai ke lagunya i won't give up-jason mraz, bahkan ketika sampai pada puncaknya, gue sampai puter berkali-kali lagu oplosan yang sempat hits beberapa waktu belakang. Berbicara lagu oplosan, kadang gue heran dengan beberapa acara tv belakangan. Program yang nampilin acara joget berjamaah, bahkan sampe beberapa rakaat (lagu). gue bener-bener ga habis pikir, karna gue juga ga mau mikirin.
        Tampaknya kegalauan gue mulai berdampak sistemik. Fenomena-fenomena aneh mulai terjadi dalam hidup gue. mulai dari ngorong pake jempol, cabutin bulu ketek pake tangan kosong, nonton sinetron ceritanya diluar nalar manusia normal, dan fenomena yang menakutkan adalah bertabahnya diameter perut gue. Bahaya! Hampir sebagian besar waktu gue habisin di depan laptop buat browsing, ngegame, nonton, bahkan tidur bareng sama laptop. Kadang udah kayak istri aja gue laptop, kalo seandainya laptop bisa punya anak, udah udah gue kawinin tu laptop biar bisa beternak laptop sekalian. Sekalian jadi juragan laptop. kacaw!
Sebenarnya yang jadi akar dari kegundahan gue yang tumbuh bersemi ini adalah status gue. Bukan masalah status jomblo, karna saat ini gue masih punya someone spesial yang masih setia bersama gue, aciyeeeh!. Tapi stutus gue yang sampai saat ini belum kunjung mendapatkan pekerjaan. Terang saja saat ini gue butuh pekerjaan buat penuhin kebutuhan hidup gue dan keluarga, modal nikah, bikin rumah, beli kendaraan, biaya seklolah anak, asuransi jiwa, sampai buat beli buat tanah kuburan. Gue masih stuggle untuk berjuang buat masa depan gue yang cerah. Gue pengen hidup cerah walaupun bogor sering hujan. Walau pun begitu gue masih keep fighting. Gue masih jadiin lagu i won't give up - jason mraz sampai gue dapatin apa yang gue cita-citain. I believe that if you try, hard and harder, you will get it. Gue bakal coba ceritain semua perjuangan gue di sini :

2 komentar:

  1. jadi skrg mas nya udah kerja dimana?

    BalasHapus
  2. Alhamd,,,
    sekarang udah kerja di Nokia Network dengan status extern employee atau lebih halusnya karyawan kontak,
    hehe

    BalasHapus